Sebenarnya.. Ini masalah biasa..
Apa yang aku rasain mungkin udah dirasain semua banyak orang. Entah itu rasa kebahagiaan ataupun sebaliknya. Yang aku rasain sekarang ini adalah tentang perasaan ketakutan yang muncul secara bertahap bertahap dan bertahap.
Ya! Ini rasa adalah rasa kehilangan seseorang yang memang rasanya sulit sekali untuk diutarakan dengan kata-kata manis atau romantis ataupun semacamnya.Rasanya itu diibaratin mau kentut depan banyak orang penting tapi nggak bisa dilakuin!
Apa yang aku rasain mungkin udah dirasain semua banyak orang. Entah itu rasa kebahagiaan ataupun sebaliknya. Yang aku rasain sekarang ini adalah tentang perasaan ketakutan yang muncul secara bertahap bertahap dan bertahap.
Ya! Ini rasa adalah rasa kehilangan seseorang yang memang rasanya sulit sekali untuk diutarakan dengan kata-kata manis atau romantis ataupun semacamnya.
Emang sih nggak wajar. Tapi ini yang aku rasain. Yep! Bisa dibilang "kehilangan sebelum memiliki". kadang, aku sendiri bingung dengan arti kata itu. Apa aku pantas melakukannya? Apa aku pantas menerimanya? Dan apa aku pantas merasakan itu semua? Tiap detik aku selalu mempertanyakan itu semua.
Rasanya aneh kehilangan sebelum memiliki. Apa itu artinya aku punya perasaan yang lebih dengan "dia" sehingga aku memang pantas merasakan rasa kehilangan. Sedangkan aku belum sepenuhnya memiliki "dia". Apa harus aku memiliki "dia" dulu agar aku tidak merasakan rasanya kehilangan sebelum memiliki?
Rasanya aneh kehilangan sebelum memiliki. Apa itu artinya aku punya perasaan yang lebih dengan "dia" sehingga aku memang pantas merasakan rasa kehilangan. Sedangkan aku belum sepenuhnya memiliki "dia". Apa harus aku memiliki "dia" dulu agar aku tidak merasakan rasanya kehilangan sebelum memiliki?