aku memang tidak layak mendapatkanmu
menurutmu aku hanya bisa marah
selalu melarangmu
selalu menyalahkanmu
selalu mengaturmu
mungkin caraku yang salah. tapi kulakukan semata-mata karena aku sayang kamu
aku takut kehilangan kamu
tapi kamu selalu menganggap perhatianku yang berlebihan itu sebagai gangguan didalam hidupmu
jika kamu muak kepadaku, maka usirlah aku dari dalam hidupmu
jika kamu risih kepadaku, maka usirlah aku dari harimu
kutelan sakitku dan aku akan pergi jika itu membuat hidupmu tenang
tapi jika suatu saat kamu merindukanku dan menawarkan cintamu lagi..
maka saat itulah aku sudah tidak ada dilingkunganmu
bahkan sepertinya aku sudah berbahagia dengan pilihanku sendiri
it's suck. when i need you but you don't want me in your life..
Senin, 10 September 2012
Jumat, 07 September 2012
Change
Disaat semuanya telah kembali seperti semula. Hemmm maksudku kembali seperti setahun lalu. saat aku.....
saat aku masih belum mengenalmu
saat aku tak pernah mencintaimu, ya lebih tepatnya bila aku harus to the point aku akan mengatakan bahwa hatiku kosong
tidak berpenghuni
aku tidak merasakan kehampaan
aku tersudut namun bukan dalam sebuah penantian
yang aku rasakan, kesendirian itu indah
yang aku rasakan, disakiti selama setahun itu kini tak terasa lagi sakitnya
TUHAN.......
bila suatu saat ada nama seseorang lelaki yang mampu mengharumkan hatiku lagi..
jangan biarkan dia menyakiti hatiku, Tuhan :')
saat aku masih belum mengenalmu
saat aku tak pernah mencintaimu, ya lebih tepatnya bila aku harus to the point aku akan mengatakan bahwa hatiku kosong
tidak berpenghuni
aku tidak merasakan kehampaan
aku tersudut namun bukan dalam sebuah penantian
yang aku rasakan, kesendirian itu indah
yang aku rasakan, disakiti selama setahun itu kini tak terasa lagi sakitnya
TUHAN.......
bila suatu saat ada nama seseorang lelaki yang mampu mengharumkan hatiku lagi..
jangan biarkan dia menyakiti hatiku, Tuhan :')
Jumat, 31 Agustus 2012
Pacar? Teman? Ah.. Sudahlah
Sebenarnya.. Ini masalah biasa..
Apa yang aku rasain mungkin udah dirasain semua banyak orang. Entah itu rasa kebahagiaan ataupun sebaliknya. Yang aku rasain sekarang ini adalah tentang perasaan ketakutan yang muncul secara bertahap bertahap dan bertahap.
Ya! Ini rasa adalah rasa kehilangan seseorang yang memang rasanya sulit sekali untuk diutarakan dengan kata-kata manis atau romantis ataupun semacamnya.Rasanya itu diibaratin mau kentut depan banyak orang penting tapi nggak bisa dilakuin!
Apa yang aku rasain mungkin udah dirasain semua banyak orang. Entah itu rasa kebahagiaan ataupun sebaliknya. Yang aku rasain sekarang ini adalah tentang perasaan ketakutan yang muncul secara bertahap bertahap dan bertahap.
Ya! Ini rasa adalah rasa kehilangan seseorang yang memang rasanya sulit sekali untuk diutarakan dengan kata-kata manis atau romantis ataupun semacamnya.
Emang sih nggak wajar. Tapi ini yang aku rasain. Yep! Bisa dibilang "kehilangan sebelum memiliki". kadang, aku sendiri bingung dengan arti kata itu. Apa aku pantas melakukannya? Apa aku pantas menerimanya? Dan apa aku pantas merasakan itu semua? Tiap detik aku selalu mempertanyakan itu semua.
Rasanya aneh kehilangan sebelum memiliki. Apa itu artinya aku punya perasaan yang lebih dengan "dia" sehingga aku memang pantas merasakan rasa kehilangan. Sedangkan aku belum sepenuhnya memiliki "dia". Apa harus aku memiliki "dia" dulu agar aku tidak merasakan rasanya kehilangan sebelum memiliki?
Rasanya aneh kehilangan sebelum memiliki. Apa itu artinya aku punya perasaan yang lebih dengan "dia" sehingga aku memang pantas merasakan rasa kehilangan. Sedangkan aku belum sepenuhnya memiliki "dia". Apa harus aku memiliki "dia" dulu agar aku tidak merasakan rasanya kehilangan sebelum memiliki?
Rabu, 29 Agustus 2012
Langganan:
Komentar (Atom)